PERHITUNGAN MATEMATIKA DALAM PERSEBARAN COVID - 19

Nama : Oktawidyasti Melati Khoirunnisa
Kelas : XI IPS 1
SMA PLUS PGRI CIBINONG


   Coronavirus adalah  suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit COVID-19.
    COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019.
   Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare, Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tetap merasa sehat. Sebagian besar (sekitar 80%) orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 6 orang yang terjangkit COVID-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernapas. Orang-orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes, punya kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius. Mereka yang mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas sebaiknya mencari pertolongan medis.
   COVID-19 dapat tertular  dari orang lain yang terjangkit virus ini. COVID-19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terjangkit COVID-19 batuk atau mengeluarkan napas. Percikan-percikan ini kemudian jatuh ke benda-benda dan permukaan-permukaan di sekitar. Orang yang menyentuh benda atau permukaan tersebut lalu menyentuh mata, hidung atau mulutnya, dapat terjangkit COVID-19. Penularan COVID-19 juga dapat terjadi jika orang menghirup percikan yang keluar dari batuk atau napas orang yang terjangkit COVID-19. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak lebih dari 1 meter dari orang yang sakit. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru.
   
   ~ Perhitungan persebaran COVID - 19 
Presentase (%) = (Jumlah Bagian) : (Jumlah Keseluruhan) x 100%
Data terkini tentang Covid-19 pada tanggal 31 maret 2020 dari Kompas.com:
Terkonfirmasi : 1.528 jiwa
Dirawat: 1.311 jiwa
Meninggal: 136 jiwa
Sembuh: 81 jiwa
 Berikut contoh perhitungan dari paparan data diatas
DIRAWAT > 1.311/1.528 x 100% = 85.8%
MENINGGAL > 136/1.528 x 100% = 8.9%
SEMBUH > 81/1.528 x 100% = 5.3%
    Berikut perkembangan grafik Covid-19:

    Dampak COVID-19 dalam kehidupan sehari-hari
1.    Berlakunya social distancing
2.    Kegiatan sekolah menjadi online
3.   Dapat menjaga pola makan
4.    Banyak waktu bersama keluarga
5.   Berlakunya Work From Home (WFH)
   Bagaimana solusi dalam menghadapi COVID-19 ?
1.    Memakai masker pada saat batuk/pilek
2.    Sering mencuci tangan
3.   Tidak menyentuh wajah terutama bagian hidung dan mata
4.   #Dirumahaja, jangan keluar atau mendekati kerumunan
5.   Tidak berjabat tangan